When You’re with Me

14 Jul

Sunk in the longing that gets heavier as time passes

 

Can I travel back time?

 

If you hug me just like you did before

 

Then I will be better


Musim semi, 2011

 

“Young Eunryung-ssi!”

Aku menghentikan langkahku, memandang sosok yang menghalangi jalanku dari bawah menuju atas. Aku bisa melihat sepatu hitamnya yang mengilat, dan setelan formal yang melekat indah di tubuhnya. Suara itu familiar, tentu saja. Suara ini membangkitkan memori yang telah lama terkubur sebelumnya. Ah,mungkin sebetulnya, bukannya aku yang sudah lupa.  Lebih tepatnya, aku tidak ingin mengingat siapa pemiliknya.

Sudah berapa lama ya, aku tidak mendengar suara itu? Continue reading

intermezzo ^^

2 Jul

halo ^^

maaf ya… belum bisa dateng sama ff baru 😦
I guess I was talking too much before. Ternyata bulan Juni kemarin bener-bener padet dan kesibukannya masih berlanjut sampe sekarang. Umm yang Running Away kemaren juga jadi evaluasi lagi nih, udah lama ga nulis jadi dapetin feel nya itu jadi susah ahaaha

akhirnya gue sadar kalo feel kita pas nulis itu bisa nyampe ke pembaca 🙂 dan fakta ini bikin gue seneng banget ! hehehe

intinya, post ini cuma mau nyapa kalian yang masih setia nengokin blog yang udah hampir jamuran karena saya tinggalin lama banget. Karena itu saya mau minta maaaaf banget belum sempet post apapun dan bales comment kalian. commentnya saya baca kok, cuma belum dibales. soalnya saya lebih suka bales comment setelah saya nge post ff hehehe.

saya masih bakalan sibuk sampai kira-kira 13-14 juli. kemungkinan saya ga bakal post apa apa sampe tanggal segitu. meanwhile, saya nungguin pengumuman lowongan author baru di SJFF hehehe saya udah ngirim formnya dari hari pertama mudah mudahan aja bisa dapet pengumuman dengan hasil bagus nanti 😀 meskipun cukup minder juga sih daftarnya, soalnya banyak author yang lebih bagus karyanya dan lebih konsisten ngepost ff-ff nya… hikseu

dan lagi, sekarang saya lagi UAS. mohon doanya yaa semoga IPK saya bagus 🙂

you can drop any comment here !

Running Away

3 Jun

Aku selalu suka menatap wajahmu. Terpesona dengan betapa bening matamu, iris mata cokelatmu. Terkagum dengan betapa sempurnanya tulang-tulang yang membingkai wajahmu, terpana dengan betapa menyenangkan dan melegakannya senyummu. Terheran dengan fakta berapa kalipun aku memandang wajahmu, rasanya seperti pertama kali bertemu – jatuh dalam pesonamu dalam tiga detik pertama.

“Apa tidak apa-apa kalau kita berkencan dengan cara seperti ini?” aku memutuskan untuk membuka percakapan setelah keheningan yang terjalin selama sekitar sepuluh menit kita berjalan. Continue reading

Bella Notte – [ chapter 4/4 ending ]

5 May

Donghae Oppa menghilang.

Beratus-ratus kali aku mengiriminya pesan, dan memanggilnya lewat panggilan telepon, namun hasilnya nihil. Laki-laki itu tak pernah mengirimkan sekedar balasannya padaku. Meskipun aku tak tahu bagaimana dan apakah aku bisa menjelaskan semuanya, aku ingin bertemu dengannya. Aku ingin meminta maaf, atau apapun itu, yang kupikir bisa meminimalisir perasaan sakit hatinya. Aku tahu cepat lambat aku akan menyakiti Donghae Oppa, tapi tidak begini caranya.

Continue reading

Bella Notte – [chapter – 3/4]

19 Mar

Selingkuh?

Aku selalu tahu itu bukan salah satu perbuatan yang pantas dilakukan. Tapi disinilah aku sekarang. Menjalin hubungan rahasia bertitel selingkuh bersama Cho Kyuhyun, teman calon suamiku, cinta pertamaku, disaat pernikahanku dan pernikahannya akan dilangsungkan hanya dalam hitungan minggu.

Aku jadi mengerti dengan ucapan orang yang berkata bahwa selingkuh itu indah. Ada sensasi tersendiri yang benar-benar berbeda ketika menjalani hubungan yang seperti itu dibandingkan hubungan normal – seperti hubunganku dengan Donghae Oppa. Begitu salah, begitu benar. Salah karena hubungan ini bukanlah suatu perbuatan yang layak diterima, dan benar karena pada akhirnya aku mendapatkan apa yang selalu kuinginkan sebelum aku pindah ke Amerika. Continue reading

Bella Notte – [chapter 2/4]

18 Mar

P.S : karena banyak yang nggak ngerti dengan time line cerita awalnya, aku jelasin aja ya disini. jadi di chapter pertama, alur yang digunakan itu alur maju-mundur. Semua tulisan yang dicetak miring artinya terjadi di masa lalu. Intinya, tulisan cetak miring itu nyeritain awalnya Eunryung ketemu sama Kyuhyun dan hubungannya dengan Donghae – sebelum semuanya jadi kompleks. ^^

Kyuhyun Oppa. Nama lengkapnya, Cho Kyuhyun. Aku mengenalnya sebaik aku mengenal Donghae Oppa. Dan Donghae Oppa mengenalnya sebaik Kyuhyun mengenalnya balik. Kalau aku menganggap Donghae Oppa sebagai Bella Notte protagonis-ku, Kyuhyun Oppa adalah si Bella Notte antagonis ku.

Ah tidak. Dia lebih daripada titel tokoh antagonis yang kuberikan padanya sebelumnya. Karena keberadaannyalah, cerita diantara kami berputar. Keberadaannya memberikan ‘twist’ disana-sini, membuat kami –khususnya aku- menjadikannya poros kehidupanku. Menjadikannya matahariku, dan secara tidak langsung, menjadi matahari Donghae Oppa juga. Continue reading

Bella Notte – [chapter – 1/4]

16 Mar

Aku pernah bercita-cita ingin jadi astronot.

Aku selalu menyukai pemandangan langit malam dengan taburan bintang yang berbaris memadati bimasakti. Saat umurku delapan tahun, kupikir jadi astronot adalah cita-cita semua anak seumuranku – setelah jadi presiden- tentunya. Maksudku, siapa yang tidak jatuh cinta dengan pemandangan malam yang bertaburan bintang seperti yang kulihat sekarang? Menurutku, tak akan ada yang tak tergoda untuk berkesempatan melihat taburan bintang dan benda langit berkilauan yang lainnya dari dekat. Continue reading

The Angel’s Tale – Delphinium

1 Mar

“Siwon-ssi, kau tahu tidak kenapa para Sayap hitam diciptakan dengan rupa yang lebih sempurna daripada yang lainnya – termasuk para sayap putih?”

Laki-laki yang mengenakan pakaian formal serba hitam itu berdiri di loteng sebuah gedung yang sedang direnovasi dengan dagu yang sedikit terangkat, nampak mengamati sebuah mansion sederhana berpagar hitam dengan tanaman rambat berwarna hijau tua di ujung jalan. Ia memandangi mansion itu dalam diam, seakan tidak terganggu dengan pekerja konstruksi bangunan yang berseliweran di sekitarnya. Sesekali Ia melipat tangannya, seakan menunggu sesuatu yang terjadi disana. Continue reading

Reunion

24 Feb

“Astaga, Hyung!!”

Donghae berseru kaget sedetik setelah Ia menyalakan lampu kamarnya. Reaksi yang wajar mengingat dia baru saja kembali dari sebuah pemotretan dan menemukan Hyukjae yang sedang duduk bersila dengan wajah tanpa ekspresi di kamar yang – tadinya – gelap. Satu-satunya waktu yang dibutuhkan Hyuk untuk gelap-gelapan adalah saat dia ingin menonton film-film ‘aneh’ koleksinya dan kali ini, tidak ada layar menyala yang menandakan sedang ada kehidupan disana. Hanya Hyukjae, dengan rambut pirangnya.

“Waeyo?” tanya Hyukjae dengan tampang yang nampaknya belum sepenuhnya sadar. Meskipun sekilas wajah Hyukjae nampak beralih pada Donghae, Donghae yakin bukan bayangan dirinyalah yang ditangkap oleh mata Hyukjae. Hyungnya itu seperti sedang kena hipnotis. Continue reading

Love Follows the Rain

20 Feb

Looking at the rain drop falling down my window

I think of you, you who I have hidden away

With the tears falling down my heart, I try to erase you

Your are listening to this sound right?

You, who used to love the rain

Do you still remember me? When it rains I yearn for you

Continue reading